Media dan Kontrol Sosial

MEDIA DAN KONTROL SOSIAL

 

Disusun Oleh:
Dicky Satria Ramadhan (B95219095)

 

A.    Pendahuluan

      Seiring bertambahnya zaman, teknologi juga semakin berkembang pesat. Media komunikasi yang dulunya hanya lewat televisi, koran maupun radio sekarang juga dapat menggunakan akses internet yang dapat menjangkau jaringan masyarakat secara luas dan tanpa  batas. Adanya media tersebut tentu mempermudah masyarakat dalam memberikan maupun menerima informasi dari berbagai sumber. Saat ini media yang sedang populer adalah media sosial. Media sosial sudah menjadi bagian komunikasi manusia yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. Adanya media tersebut akan menciptakan jaingan-jaringan sosial yang tentunya tidak lepas dari perkembangan teknologi media dan komunikasi. Makin mendekati abad 21 makin banyak perubahan yang terjadi akibat pengaruh kemajuan teknologi komunikasi. Proses pengaruh ini tidak berjalan pada satu bidang saja, tetapi juga merambah kebidang-bidang lain dalam kehidupan manusia. Maka teori tentang efek komunikasi massa sekitar permulaan abad ke-20 menyatakan bahwa individu sangat dipengaruhi secara langsung oleh pesan- pesan media utamanya dalam bentuk pendapat umum.

B.    Media 

1.     Pengertian Media

                  Media adalah bentuk jamak dari medium yang berarti tengah atau perantara. Massa berasal dari bahasa Inggris yaitu mass yang berarti kelompok atau kumpulan. Dengan demikian, pengertian media massa adalah perantara atau alat-alat yang digunakan oleh massa dalam hubungannya satu sama lain. Media massa adalah sarana komunikasi massa dimana proses penyampaian pesan, gagasan, atau informasi kepada orang banyak (publik) secara serentak. Sebuah media bisa disebut media massa jika memiliki karakteristik tertentu. Karakteristik media massa menurut (Canggara, 2010:126-127) antara lain:

1.     Bersifat melembaga, artinya pihak yang mengelola media terdiri dari banyak orang, yakni mulai dari pengumpulan,pengelolaan sampai pada penyajian informasi.

2.     Bersifat satu arah, artinya komunikasi yang dilakukan kurang memungkinkan terjadinya dialog antara pengirim dan penerima. Kalau pun terjadi reaksi atau umpan balik, biasanya memerlukan waktu dan tertunda.

3.     Meluas dan serempak, artinya dapat mengatasi rintangan waktu dan jarak, karena ia memiliki kecepatan. Bergerak secara luas dan simultan, dimana informasi yang disampaikan diterima oleh banyak orang dalam waktu yang sama.

4.     Memakai peralatan teknis atau mekanis, seperti radio, televisi, surat kabar, dan semacamnya.

5.     Bersifat terbuka, artinya pesannya dapat diterima oleh siapa saja dan dimana saja tanpa mengenal batas usia, jenis kelamin, dan suku bangsa.

                  Menurut Effendy (2003:65), media massa digunakan dalam komunikasi apabila komunikasi berjumlah banyak dan bertempat tinggal jauh. Media massa yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari umumnya adalah surat kabar, radio, televisi, dan film bioskop, yang beroperasi dalam bidang informasi, edukasi dan rekreasi, atau dalam istilah lain penerangan, pendidikan, dan hiburan. Dengan demikian media massa adalah suatu alat untuk melakukan atau menyebarkan informasi kepada komunikan yang luas, berjumlah banyak dan bersifat heterogen. Media massa adalah alat yang sangat efektif dalam melakukan komunikasi massa karena dapat mengubah sikap, pendapat dan perilaku komunikannya. Keuntungan komunikasi dengan menggunakan media massa adalah bahwa media massa menimbulkan keserempakan yaitu suatu pesan dapat diterima oleh komunikan yang berjumlah relatif banyak.

2.     Jenis Jenis Media

      Menurut (Canggara, 2010:74), jenis-jenis media massa dibedakan menjadi tiga jenis yakni antara lain :

a.      Media cetak

            Adalah media massa pertama kali muncul di dunia pada tahun 1920-an. Di kala itu pada awalnya media massa digunakan pemerintah untuk mendoktrin masyarakat, sehingga membawa masyrakat pembaca kepada suatu tujuan tertentu. Seperti teori jarum suntik pada teori komunikasi massa. 12 Namun sekarang sudah sangat kebebasan pers, seperti timbal balik dari audiens.

b.     Media elektronik

            Setelah media cetak munculah media elektronik pertama yaitu radio. Sebagai media audio yang menyampaikan pesan lewat suara. Kecepatan dan ketepatan waktu dalam penyampain pesan radio tentu lebih cepat dengan menggunakan siaran langsung. Pada waktu penyebaran informasi Proklamasi Kemerdekaan media massa radio berperan utama dalam penyebaran berita. Setelah itu muncul televisi yang lebih canggih bisa menayangkan gambar, yaitu sebagai media massa audio visual.

c.      Media internet

            Baru populer di abad 21, google lahir pada tahun 1997. Media internet bisa melebihi kemampuan media cetak dan elektronik. Apa yang ada pada kedua media tersebut bisa masuk dalam jaringan internet melalui website. Banyak kelebihan media massa internet dibanding media yang lain. Namun akses internet yang masih terbilang bebas bisa berbahaya bagi pengguna yang belum mengerti. Misalnya penipuan, pornografi, dsb. Media internet tidak harus dikelola sebuah perusahaan layaknya media cetak dan elektronik, melainkan bisa juga dilakukan oleh individu.

3.     Fungsi Media

     Selain karakteristik, media massa juga memiliki fungsinya sendiri dan terdapat berbagai peran dalam pelaksaan fungsi tersebut. Berikut adalah fungsi media massa sesuai dengan yang dijelaskan oleh Mc.Quail (1994):

a.       Fungsi informasi, dimana media massa berperan dalam menyediakan dan menyampaikan informasi mengenai berbagai peristiwa, kejadian, dan realita yang terjadi di dalam masyarakat.

b.     Fungsi kesinambungan, dimana media massa berperan penting dalam mengakui, mengekspresikan, dan mendukung adanya budaya dominan dan budaya khusus. Media masssa juga berperan dalam terbentuknya perkembangan budaya baru yang ada di masyarakat, sekaligus tetap melestarikan nilai yang sudah ada.

c.      Fungsi korelasi, dimana media massa menafsirkan dan menjelaskan peristiwa yang terjadi berikut kemungkinan hubungan dengan hal atau peristiwa lain yang terkait.

d.     Fungsi mobilisasi, dimana media massa berperan dalam menyebarkan informasi dan mengkampanyekan berbagai hal dalam bidang ekonomi, politik, negara, agama, dan lain sebagainya.

e.      Fungsi hiburan, dimana media massa memberikan hiburan kepada audience sebagai sarana relaksasi dan pengalihan perhatian dari ketegangan sosial yang terjadi di masyarakat.

B.    Kontrol Sosial

1.     Pengertian Kontrol Sosial

    Pengendalian sosial atau kontrol sosial merupakan suatu tindakan baik direncanakan maupun tidak, yang bersifat mengajak, mengawasi, dan mencegah agar masyarakat di lingkungan dapat terkendali. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maka perlunya bentuk hukum yang biasa disebut “social control” atau kontrol sosial, yang juga dapat diartikan sebagai tindakan tingkat pengawasan oleh masyarakat dengan tujuan mencapai keserasian antara stabilitas, dengan perubahan dalam masyarakat itu sendiri.

C.    Peran Media Dalam Kontrol Sosial

Media massa sebagai salah satu saluran komunikasi massa, secara sederhana memiliki fungsi menginformasikan (to inform), mendidik (to educate), menghibur (to entertain), dan kontrol sosial (social control). Dengan fungsinya yang begitu kompleks, media massa dapat berperan dalam segala aktivitas individual, maupun organisasi, termasuk sebagai salah satu sumber informasi dalam pengambilan keputusan managerial. Di sinilah dibutuhkan pemahaman yang benar tentang fungsi dan peran media massa itu sendiri, sehingga segala keputusan yang diambil tepat adanya.

Media massa sebagai wadah penyampaian informasi, media hiburan, dan pendidikan, juga berfungsi sebagai kontrol sosial.Media massa mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan sosial. Karena perannya yang sangat potensial untuk mengangkat dan membuat opini publik sekaligus sebagai wadah berdialog antar lapisan masyarakat. Pada dasarnya, efektivitas yang dihasilkan dari fungsi ini (kontrol sosial) bergantung pada integritas media itu sendiri. Selain itu, juga bergantung pada tingkat kepercayaan publik terhadap media yang bersangkutan. Untuk itu, sebagai pranata sosial yang menjadi corong informasi utama masyarakat, media pun harus memerhatikan integritasnya sendiri.

 

BAB III

KESIMPULAN

 

Media adalah suatu sarana komunikasi bagi masyarakat, dimana komunikasi sendiri merupakan sebagai pihak perantara atau penghubung. Jenis media komunikasi yaitu; media audio, media fiskal,dan media audio visual. Fungsi media yaitu sebagai alat atau sarana untuk memberikan informasi.

Dapat disimpulkan bahwa media adalah menjadi indera atau instrumen komunikasi yang memungkinkan seorang buat merekam dan mengirim liputan dan pengalaman-pengalaman menggunakan cepat pada khalayak yang luas, terpencar- pencar dan heterogen. Sedangkan warga bisa diartikan menjadi sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup atau sebaliknya, dimana kebanyakan interaksi adalah antara individu-individu yang terdapat pada kelompok tersebut.

Media massa berperan untuk membentuk keragaman budaya yang dihasilkan sebagai salah satu akibat pengaruh media terhadap sistem nilai, pikir dan tindakan manusia. Salah satu peran media adalah menjaga keteraturan sosial dan kontrol sosial. Kontrol sosial tidak hanya terjadi di lingkungan masyarakat karena menurut Prof. Dr. H.M. Burhan Bungin, definisi masyarakat adalah kelompok-kelompok orang yang menempati sebuah wilayah ( territorial ) tertentu, yang hidup secara relatif lama, saling berkomunikasi, memiliki simbol-simbol dan aturan tertentu serta sistem hukum yang mengontrol tindakan anggota masyarakat, memiliki sistem stratifikasi, sadar sebagai bagian dari anggota masyarakat tersebut serta relatif dapat menghidupi dirinya sendiri. Pelaksanaan fungsi kontrol sosial oleh pers sebagian besar ditujukan kepada pemerintah dan aparat negara. Karenanya, fungsi ini selalu membela kepentingan masyarakat. Namun, sesungguhnya kontrol sosial ini juga dapat diberikan kepada masyarakat sebagai bagian dari sistem kemasyarakatan.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Anggraeni, Mila. 2018. Dwi Fungsi Media Massa. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah. Vol 6, No.1.

Bungin, Burhan, 2006. Sosiologi komunikasi. Kencana pranada media group. Jakarta.

Cangara, Hafied, 2002 Pengantar Ilmu Kounikasi. PT Rajagrafindo Persada. Jakarta.

Indra Ghassani, Venezia. 2016. Bentuk Hubungan Pers Dengan PemerintahTerkait Dengan Fungsi Media Sebagai Kontrol Sosial. Jurnal Ilmu Administrasi Publik. Vol 1, No.2.

Kusuma, Habibi Dedi. 2018. Dwi Fungsi Media Massa. Jurnal Ilmu Komunikasi. Vol 7, No.2.

Nurudin 2004, Komunikasi Massa. Pustaka Pelajar. Bandung.

Khatimah Husnul. 2018. Posisi Dan Peran Media Dalam Kehidupan Masyarakat.   Jurnal Uin Mataram .Vol 16, No.1.

 

                                                                                                                      

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Media dan Masyarakat