Media dan Masyarakat
MEDIA DAN MASYARAKAT
Makalah Media dan Kritik Sosial
Dosen Pengampu
Abu Amar Bustomi, M.Si
Disusun Oleh:
Dicky Satria
Ramadhan (B95219095)
JURUSAN
ILMU KOMUNIKASI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL SURABAYA
2021
KATA PENGANTAR
Pertama, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadiran
Allah SWT karena dengan rahmat dan hidayah-Nya, makalah ini dapat terselesaikan dengan baik sesuai dengan waktu
yang ditentukan.
Segala puji bagi
Allah, Tuhan semesta alam yang telah memberikan penulis segala nikmat dan
karunianya. Sholawat serta salam semoga selalu tercurah limpahkan kepada Nabi
Muhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman kegelapan kepada zaman yang
terang benderang ini. Berkat limpahan
rahmat-Nya sehingga makalah ini dapat diselesaikan untuk memenuhi tugas. Dan
tentunya dalam pembuatan makalah ini penulis mengunakan berbagai sumber sebagai
data dan fakta pada makalah ini.
Kami
menyadari masih banyak kekurangan dalam makalah ini. Karena itu kritik dan
saran pembaca akan selalu membantu
kami dalam menyelesaikan tugas ini. Akhir kata semoga makalah ini bermanfaat bagi
para pembaca.
Surabaya, September
2021
Dicky Satria Ramadhan
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Seiring bertambahnya zaman, teknologi juga
semakin berkembang pesat. Media komunikasi yang dulunya hanya lewat televisi,
koran maupun radio sekarang juga dapat menggunakan akses internet yang dapat
menjangkau jaringan masyarakat secara luas dan tanpa batas. Adanya media tersebut tentu mempermudah masyarakat dalam memberikan maupun
menerima informasi dari berbagai sumber. Saat ini media yang sedang populer
adalah media sosial. Media sosial sudah menjadi bagian komunikasi manusia yang
tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. Adanya media tersebut akan menciptakan
jaingan-jaringan sosial yang tentunya tidak lepas dari perkembangan teknologi
media dan komunikasi.
Makin mendekati abad 21 makin banyak perubahan yang terjadi akibat
pengaruh kemajuan teknologi komunikasi. Proses pengaruh ini tidak berjalan pada
satu bidang saja, tetapi juga merambah kebidang-bidang lain dalam kehidupan
manusia. Maka teori tentang efek komunikasi massa sekitar permulaan abad ke-20
menyatakan bahwa individu sangat dipengaruhi secara langsung oleh pesan- pesan
media utamanya dalam bentuk pendapat umum.[1]
B. Rumusan Masalah
a.
Apa pengertian Media?
b.
Apa pengertian Masyaakat?
c.
Bagaimana peran media dalam masyarakat?
C. Tujuan
a.
Untuk mengetahui pengertian media
b.
Untuk mengetahui pengertian
masyarakat
c.
Untuk mengetahui peran media dalam
masyarakat
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Media
1.
Pengertian Media
Media adalah suatu sarana
komunikasi bagi masyarakat, dimana komunikasi sendiri merupakan sebagai pihak
perantara atau penghubung. Sedangkan
McLuhan bersama Quentin Fiore,
menyatakan bahwa “media
setiap zamannya menjadi
esensi masyarakat” hal tersebut memaparkan bahwa masyarakat dan media merupakan
hal yang selalu berkaitan dan media sendiri adalah bagian penting di kehidupan
masyarakat. Secara tidak langsung media memiliki pengaruh yang berdampak
positif maupun negative dalam pola dan perilaku masyarakat.[2]
Menurut Nurhayati (2013:16)
Media komunikasi merupakan sebuah alat yang dipakai sebagai penyampaian pesan
dari komunikator kepada khalayak.[3]
Media komunikasi juga diartikan dalam bentuk audio visual maupun cetak, dan
teknologi perangkat keras lainnya. Sehingga dalam proses komunikasi
dibutuhkannya sebuah media yang dimana harus menggunakan alat atau sarana lain
dalam penyampaian informasi atau pesan yang ingin disampaikan sehingga dapat
ditangkap oleh lawan bicaranya.
2.
Jenis Jenis Media Komunikasi
Jenis-jenis media komunikasi menurut Drs.E, Martono (2008:30)
adalah:
a.
Media audio yaitu media komunikasi yang memberikan isyrat atau
makna tertentu melalui pendengaran, misalnya: tape recorder, radio komunikasi,
dan lainlain.
b.
Media fiskal yaitu media komunikasi yang memberikan isyarat atau
makna tertentu melalui penglihatan, misalnya: majalah, surat kabar, brosur,
pamphlet, bulletin, surat dan lain-lain.
c.
Media audio visual yaitu media yang dapat dilihat seperti : film,
televise, lukisan,foto, dan pameran.
3.
Fungsi Media Komunikasi
Media
komunikasi sangat berperan dalam kehidupan masyarakat saat ini. Proses
pengiriman informasi di desain sangat canggih dan muktahir. Kini teknologi
telekomunikasi paling dicari masyarakat untuk menyampaikan atau mengirimkan
informasi ataupun berita, karena teknologi telekomunikasi yang semakin
berkembang, semakin cepat, tepat, akurat, mudah dan murah. Kini berbagi
informasi antar belahan dunia manapun semakin mudah dan artinya bahwa media
komunikasi memiliki fungsi yang berguna bagi masyarakat. Fungsi media
komunikasi, Menurut (Burgon & Huffner, 2002):
a. Efisiensi penyebaran informasi: penghematan dalam segi
biaya, tenaga, pemikiran dan waktu.
b. Memperkuat eksistensi informasi: media komunikasi yang
hi-tech dapat membuat informasi ataupun pesan lebih berkesan terhadap
komunikan.
c. Menghibur: media komunikasi dapat menyenangkan dan lebih
menarik bagi audiens.
d. Kontrol Sosial: media komunikasi sebagai pengawasan dalam
sebuah kebijakan sosial
B.
Masyarakat
1. Pengertian
Masyarakat
Masyarakat adalah
sekelompok individu yang tinggal dalam suatu tempat tertentu, saling berinteraksi dalam waktu yang
relative lama, mempunyai adat-istiadat dan aturan-aturan tertentu dan lambat laun
membentuk sebuah kebudayaan. Masyarakat juga
merupakan sistemsosial yang terdiri dari sejumlah komponen struktur
sosial yaitu: keluarga, ekonomi, pemerintah, agama, pendidikan, dan lapisan sosial
yang terkait satu sama lainnya, bekerja secara bersama-sama, saling berinteraksi,
berelasi, dan saling ketergantungan (Jabrohim, 2004: 167).
Menurut Mac Iver
dan Page dalam Soekanto masyarakat ialah suatu system dari kebiasaan dan tatacara,
dari wewenang dan kerja sama antara berbagai kelompok dan penggolongan dan pengawasan
tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia. Keseluruhan yang selalu berubah
ini kita namakan masyarakat. Masyarakat
merupakan jalinan hubungan sosial, dan masyarakat selalu berubah (Soekanto,2007:
22).[4]
Masyarakat (yang diterjemahkan
dari istilah society)
adalah sekelompok orang
yang membentuk sebuah sistem
semi tertutup atau
sebaliknya, dimana
kebanyakan interaksi adalah
antara individu-individu yang
terdapat dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" berakar
dari bahasa Arab, musyarakah.Arti yang
lebih luasnya, sebuah
masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar
entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah kelompok
atau komunitas yang
interdependen atau individu
yang saling bergantung antara yang satu dengan lainnya. Pada umumnya
sebutan masyarakat dipakai untuk mengacu sekelompok individu yang hidup bersama
dalam satu komunitas
yang teratur.[5]
C.
Peran
Media Dalam Masyarakat
Media massa
merupakan sarana komunikasi massa yang berperan sebagai komunikator serta agen
of change yakni pelopor perubahan dalam lingkungan publik yang dapat
mempengaruhi khalayak melalui pesan berupa informasi, hiburan, pendidikan
maupun pesan-pesan lainnya dan dapat dijangkau masyarakat secara luas.
Mengingat bahwa
posisi media massa dalam kehidupan masyarakat begitu penting maka kesuksesan
media massa dalam menjalankan perannya sebagai komunikator dapat dilihat dari
semakin berkembangnya media massa, bertahannya media massa hingga saat ini, dan
semakin bertambahnya stasiun, perusahaan hingga website dan program yang
disuguhkan oleh pengelola media cetak dan media elektronik. Media massa tidak
akan bertahan hingga saat ini apabila tidak ada masyarakat yang menggunakan
atau memanfaatkannya dalam kehidupan, karena bagaimanapun media massa
tergantung pada banyaknya pemirsa.
Menurut McQuail
terdapat 6 (enam) perspektif dalam melihat peran media massa dalam kehidupan
sosial terutama dalam masyarakat modern, antara lain :
1.
Melihat media massa sebagai window on event and experience. Media
dipandang sebagai jendela yang memungkinkan khalayak melihat apa yang sedang
terjadi di luar sana, atau media merupakan sarana informasi untuk mengetahui
berbagai peristiwa.
2.
Media sering dianggap sebagai a mirror of event in socity and the
world, implying a faithful reflection. Cermin berbagai peristiwa yang ada di
masyarakat dan dunia, yang merefleksikan apa adanya, karenanya para pengelola
media sering merasa tidak bersalah jika media penuh dengan kekerasan, konflik,
pornografi dan berbagai keburukan lain.
3.
Memandang media massa sebagai filter, atau gatekeeper yang
menyeleksi berbagai hal untuk diberi perhatian atau tidak. Televisi senantiasa
memilih isu, informasi atau bentuk content yang lain berdasarkan standar para
pengelolanya.
4.
Media massa sering dipandang sebagai guide, penunjuk jalan atau
interpreter, yang menerjemahkan dan menunjukkan arah atas berbagai
ketidakpastian, atau alternatif yang beragam.
5.
Melihat media massa sebagai forum untuk mempresentasikan berbagai
informasi dan ide-ide kepada khalayak, sehingga memungkinkan tejadinya
tanggapan dan umpan balik.
6.
Media massa sebagai interlocutor, yang tidak hanya sekedar tempat
berlalu lalangnya informasi, tetapi juga partner komunikasi yang memungkinkan
terjadinya komunikasi interaktif.[6]
Gambaran tentang realitas yang dibentuk oleh isi media massa inilah yang kemudian akan mendasari respon dan sikap khalayak terhadap berbagai objek sosial. Kesalahan dalam proses pemberitaan akan membuat audience menerima pesan yang tidak lengkap, sehingga menimbulkan gambaran yang salah pula terhadap objek sosial, oleh karenanya media massa dituntut menyampaikan informasi secara akurat dan berkualitas.[7]
BAB III
KESIMPULAN
Media adalah suatu sarana komunikasi bagi masyarakat,
dimana komunikasi sendiri merupakan sebagai pihak perantara atau penghubung.
Jenis media komunikasi yaitu; media audio, media fiskal,dan media audio visual.
Fungsi media yaitu sebagai alat atau sarana untuk memberikan informasi.
Dapat
disimpulkan bahwa media adalah menjadi indera atau instrumen komunikasi yang memungkinkan seorang buat merekam dan mengirim liputan dan pengalaman-pengalaman menggunakan cepat pada khalayak yang luas, terpencar- pencar dan heterogen. Sedangkan warga bisa diartikan menjadi sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi
tertutup atau sebaliknya, dimana kebanyakan interaksi adalah antara
individu-individu yang terdapat pada kelompok tersebut.
Menurut McQuail
sendiri menyebutkan implementasi media dalam masyarakat dibagi menjadi enam
bagian diantaranya, media dipandang sebagai jendela yang memungkinkan khalayak
melihat apa yang sedang terjadi di luar sana, media sebagai cermin berbagai
peristiwa yang ada di masyarakat dan dunia, yang merefleksikan apa adanya,
karenanya para pengelola media sering merasa tidak bersalah jika media penuh
dengan kekerasan, konflik, pornografi dan berbagai keburukan lain.
DAFTAR PUSTAKA
AS,
Achmad. "Media Massa dan Khalayak" (Makassar: Hasanuddin University
Press, 2002
Cahyono, A. S. PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL
MASYARAKAT DI INDONESIA. Jurnal PUBLICIANA, 9, 140-157.
Khatimah,
Husnul. “POSISI DAN PERAN MEDIA DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT.” TASÂMUH 16,
no. 1 (December 1, 2018): 119–138.
McQuail, Denis. "Mass Communication Theory" (London: Sage
Publication, 2000).
Pirol,
Oleh Abdul. “TEORI MEDIA DAN TEORI MASYARAKAT” (2010): 9.
Roy
Stafford, Branston Gill. "The Media Student’s Book", Ed.III; London:
Routledge, 2003.
Suwari Akhmaddhian dan Anthon Fathanudien, PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM
MEWUJUDKAN KUNINGAN SEBAGAI KABUPATEN KONSERVASI
(Studi di Kabupaten Kuningan). Jurnal Unifikasi, Vol.2No. 1 Januari 2015.
Thaha,
Hamdani. “MEDIA MASSA DAN MASYARAKAT.” AL TAJDID 1, no. 1 (2009).
[1] Hamdani
Thaha, “MEDIA MASSA DAN MASYARAKAT,” AL TAJDID 1, no. 1 (2009), accessed
September 19, 2021,
https://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/tajdid/article/view/570.
[2] Husnul Khatimah, “Posisi Dan Peran Media
Dalam Kehidupan Masyarakat”, Jurnal Tasamuh Vol 16, No.1, Desember 2018
[3] Safitri Sianturi, Skripsi: “Peranan Dan
Fungsi Media Komunikasi Pada Perum Bulog Sub Divre I Medan” (Medan Universitas
Sumatera Utara, 2019), Hal. 1
[4] Cahyono, A. S. (1). PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL
MASYARAKAT DI INDONESIA. Jurnal PUBLICIANA, 9(1), 140-157.
[5] Suwari Akhmaddhian dan Anthon Fathanudien, PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM
MEWUJUDKAN KUNINGAN SEBAGAI KABUPATEN KONSERVASI (Studi di Kabupaten Kuningan).
Jurnal Unifikasi, Vol.2No. 1 Januari 2015 hal 78.
[6] Denis McQuail, Mass
Communication Theory (London: Sage Publication, 2000), 66.
[7] Husnul
Khatimah, “POSISI DAN PERAN MEDIA DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT,” TASÂMUH
16, no. 1 (December 1, 2018): 119–138.

Komentar
Posting Komentar